Selamat Datang di Pustaka Madani, laman bagi pencari pustaka

Jumat, 25 Mei 2012

A

Aktivitas Belajar
Sardiman (2007: 100) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan aktivitas belajar adalah aktivitas yang bersifat fisik maupun mental.
Usman (2000) mengatakan bahwa aktivitas belajar adalah aktivitas jasmaniah dan rohaniah, yang meliputi aktivitas visual, aktivitas lisan, aktivitas mendengarkan, aktivitas gerak dan aktivitas menulis.
Siberman (2000) mengemukakan bahwa paham belajar aktif memberikan gambaran tingkatan aktivitas belajar terhadap penguasaan materi yang dikuasainya, yaitu: 
  1. apa yang saya dengar saya lupa, 
  2. apa yang saya lihat saya ingat sedikit, 
  3. apa yang saya dengar, lihat dan tanyakan atau diskusikan saya mulai paham, 
  4. apa yang saya dengar, lihat, diskusikan dan lakukan sayamemperoleh pengetahuan dan
    keterampilan, 
  5. apa yang saya ajarkan kepada orang lain saya kuasai.
Djamarah (2000:67) mengemukakan bahwa belajar sambil melakukan aktivitas lebih banyak mendatangkan hasil bagi anak didik, sebab kesan yang didapatkan oleh anak didik lebih tahan lama tersimpan di dalam benak anak didik.
Getrude. M. Whipple dalam Oemar Hamalik (2008: 173) menyatakan bahwa kegiatan-kegiatan murid sebagai berikut:
  1. Bekerja dengan alat-alat visual
  2. Ekskursi dan trip
  3. Mempelajari masalah-masalah
  4. Mengapresiasi literatur
  5. Ilustrasi dan konstruksi
  6. Bekerja menyajikan informasi
  7. Cek dan tes
Dierich dalam Sardiman, (2007: 101) menyatakan bahwa jenis kegiatan siswa digolongkan ke dalam 8 kelompok, diantaranya:
  1. Visual activities, seperti: membaca dan memperhatikan.
  2. Oral activities, seperti: menyatakan, merumuskan, bertanya, memberi saran, mengeluarkan pendapat, dan diskusi.
  3. Listening activities, seperti: mendengarkan uraian dan diskusi.
  4. Writing activities, seperti: menulis laporan dan menyalin.
  5. Drawing activities, misalnya: menggambar, membuat grafik, peta, dan diagram.
  6. Motor activities, seperti: melakukan percobaan
  7. Mental activities, seperti: menanggapi, mengingat, memecahkan soal, menganalisa, melihat hubungan, dan mengambil kesimpulan.
  8. Emosional activities, seperti misalnya, menaruh minat, merasa bosan, gembira, bersemangat, bergairah, berani, tenang, gugup.
Rianto & Dhari (1994) mengemukakan bahwa agar aktivitas berjalan efektif, diperlukan keterlibatan secara terpadu, berkesinambungan dari berbagai macam hal yaitu mengarah pada interaksi yang optimal, menuntut berbagai jenis aktivitas peserta didik, strategi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan, dan menggunakan berbagai variasi media dan alat peraga

---------------------
Analisis data model alur.
Teknik analisis data yang digunakan adalah model alur. Teknik ini terdiri dari 3 alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di  lapangan. Hasil reduksi berupa uraian singkat yang telah digolongkan dalam suatu kegiatan tertentu. Kegiatan ini mulai dilaksanakan dalam setiap tindakan. Penyajian data dilakukan dalam rangka pemahaman terhadap sekumpulan informasi dalam bentuk teks naratif yang disusun, diatur, diringkas dalam bentuk kategori-kategori sehingga mudah dipahami makna yang terkandung. Sedangkan penarikan kesimpulan dilakukan secara bertahap untuk memperoleh derajat kepercayaan yang tinggi. Dengan demikian langkah data kualitatif dalam penelitian ini dilakukan semenjak tindakan-tindakan dilaksanakan (Sutama,2000:14)
(Sutama. 2000. Peningkatan Efektifitas Pembelajaran Matematika Melalui Pembenahan Gaya Mengajar Guru Di SLTP Negeri 18 Surakarta. Tesis Megister PPs UNY)

-------------------
Alat Peraga, matematika
Menurut  Djoko Iswadji (dalam Pujiati,2004:3)  Alat peraga matematika adalah seperangkat benda konkret yang dirancang, dibuat, dihimpun atau disusun secara sengaja yang digunakan untuk membantu menanamkan atau mengembangkan konsep-konsep atau prinsip-prinsp dalam matematika.
(Pujiati, Dra. 2004. Penggunaan Alat Peraga Dalam Matematika SMP. Yogyakarta.)

-------------------
Alat Peraga, pengertian
Menurut Elly Estiningsih (dalam Pujiati,2004:3) Alat peraga merupakan media pengajaran yang mengandung atau membawakan ciri-ciri dari konsep yang dipelajari
(Pujiati, Dra. 2004. Penggunaan Alat Peraga Dalam Matematika SMP. Yogyakarta.)

-------------------

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar